Showing posts with label Monospa. Show all posts
Showing posts with label Monospa. Show all posts
Saturday, October 27, 2012
Sepotong Memori Pahit
Yah...beginilah nasibku saat masih SMA, dibully di pelajaran Fisika Plus....
Rasanya pengen banget ngepost beberapa foto lagi yang lebih parah, contohnya saat ketika kertas hasil ujianku yang cuma dapat nilai 21 ditambahi tulisan 'Lazy Man', atau ada juga di ujian lainnya (yag hasilnya juga parah) dikasih tulisan '78282', 'be sixty', 'be ninety'
Kalau bingung apa arti 'be sixty' atau 'be ninety' coba aja tulis sixty atau ninety dalam angka...terus baca..!
Terus arti '78282' coba tebak apa?
Rahasia.
Ini lebih parah. Hanya aku, sang guru, dan beberapa korban lainnya yang tau artinya.
Friday, October 26, 2012
A Story about Black Butterfly
"Love is like a butterfly, if you run and try to catch it flys away, but if you sit and wait patiently it comes to you!"
Yah...begitulah kutipan yang ketemu tadi pagi....kembali mengingatkanku pada gambar di samping ini...sebuah simbol atau apalah yang sejujurnya membuatku terhipnotis....
Yah....sejujurnya, aku bukan pencipta lambang misterius itu guys....
Tapi, yang menjadi bagian penting di sini adalah....sign atau logo Black Butterfly ini...sob...
Tapi gak semua karyaku itu sekarang masih existing... .sayang sekali...beberapanya mungkin masih ada di tangan murid pertamaku....atau mungkin udah dia buang karena lebih mirip sampah....
Btw...murid? Ah...lucu juga nih ceritanya....jadi dulu aku (dengan sok profesional-nya) menurunkan bakat menulis puisi yang pas-pasan ini ke salah seorang teman... Jadi berjalanlah proses les privat di kelas mulai dari belajar pemilihan kata, makna...dan lain sebagainya...
Nah, Karena sudah diangkat jadi murid...maka suatu waktu aku (yang saat itu dikenal sebagai The Black Butterfly) menyarankan sama si murid buat bikin sign juga....
Hhhmmmmm...begitulah salah satu kisahku yang indah dan berkesan..., masa-masa terindah hidupku memang adalah masa-masa SMA...jadi kisah ini hanya sekelumit saja dari hal-hal luar biasa yang kualami di SMA tercinta....
The only reason people hold onto memories so tight is because memories are the only things that don't change; while everybody else does.
Yah...begitulah kutipan yang ketemu tadi pagi....kembali mengingatkanku pada gambar di samping ini...sebuah simbol atau apalah yang sejujurnya membuatku terhipnotis....
Terhipnotis? Kok terdengar aneh ya? Bukannya aku sendiri yang punya itu simbol?
Yah....sejujurnya, aku bukan pencipta lambang misterius itu guys....
*mendadak hening*
Memang sih...ini termasuk penyalahgunaan hak cipta dan aku seharusnya sudah dipenjara 10 tahun atau membayar denda 200 juta rupiah karena telah menggunakan hasil karya orang lain...
Tapi, masalahnya itu punya sodaraku..., dan sepertinya dia cuma iseng-iseng bikin gambar ini. Tapi... entah mengapa gambar ini punya arti tersendiri bagiku yang gak bisa diungkapkan... (sampai-sampai dibikin jadi sign pribadi juga...)
Nah...lupakan mengenai asal usul The Black Butterfly, sekarang cerita dikit...
Selama di SMA aku yang mantan pujanggaa ini (eh?) bisa dibilang sudah melahirkan karya-karya kontemporer yang menggugah banyak pihak loh....
Tapi, yang menjadi bagian penting di sini adalah....sign atau logo Black Butterfly ini...sob...
Hmm...yah sejujurnya karya-karyaku dulu itu setelah dibaca lagi sekarang emang sih..jadi pengen muntah...namanya juga pemikiran dan imajinasi seseorang bakal berkembang dengan berjalannya waktu...
Btw...murid? Ah...lucu juga nih ceritanya....jadi dulu aku (dengan sok profesional-nya) menurunkan bakat menulis puisi yang pas-pasan ini ke salah seorang teman... Jadi berjalanlah proses les privat di kelas mulai dari belajar pemilihan kata, makna...dan lain sebagainya...
Hahahaha...kalau udah kuliah gini, cerita jaman SMA jadi seperti cerita masa kanak-kanak ya..., perasaan aku dulu sudah merasa dewasa banget berhubung baru lulus dari SMP....
Nah, Karena sudah diangkat jadi murid...maka suatu waktu aku (yang saat itu dikenal sebagai The Black Butterfly) menyarankan sama si murid buat bikin sign juga....
"Eh...sebagai murid The Black Butterfly kamu juga musti punya sign dong..."
"Apa bagusnya?"
"The Black Dragonfly..."
"....." (dan seterusnya, kurang lebih begitu ceritanya)
Aku lupa entah dia yang bikin duluan terus ku edit dikit...atau aku yang bikin semuanya, Terserah mau bagaimana proses bikin yang sebenarnya...yang jelas, pada akhirnya lahirlah logo atau sign The Black Dragonfly....
The Black Dragonfly sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya bahkan tidak ditemukan di artefak-artefak kuno jaman SMA. Lambang misterius ini akhirnya lenyap ditelan perkembangan zaman...
Hhhmmmmm...begitulah salah satu kisahku yang indah dan berkesan..., masa-masa terindah hidupku memang adalah masa-masa SMA...jadi kisah ini hanya sekelumit saja dari hal-hal luar biasa yang kualami di SMA tercinta....
The only reason people hold onto memories so tight is because memories are the only things that don't change; while everybody else does.
Saturday, November 26, 2011
Orang yang Dirindukan
Teman, seandainya kalian tau, hanya dengan menyadari kalian ada saja,
dunia terasa sempurna...
tapi apakah itu saja sudah cukup untuk membuat dunia mengembalikan kebersamaan kita...????
Atau mungkin aku memang terlalu bodoh, karena terus saja dipermainkan masa lalu...???
Teman,
aku tak peduli jika kisahku kali ini sudah terlalu membosankan bagi kalian....
aku hanya ingin bercerita, berbagi seperti biasanya...
kuharap kalian memiliki sedikit keluangan....
Untuk kesekian kalinya kukatakan...
aku ingin selalu memelihara apa yang telah kita bagi bersama dulu...
segala yang pernah menjadi bagian dari kita...
memeliharanya sebagai potongan-potongan memori
yang mungkin tak begitu sempurna...
Cerita yang dulu terasa tak kunjung usai....
membosankan dan tanpa ujung...
kini, tanpa kita sadari, telah jauh tertinggal di belakang...
Bahkan, akan begitu menyesakkan bila kita kembali dihadapkan
pada kenyataan bahwa itu semua tak akan pernah terulang kembali,
Memang tak akan pernah ada waktu yang cukup luang buat mengenang segalanya...
kita senantiasa dihadapkan pada kisah-kisah baru yang lebih rumit...
kisah yang menggiring kita pada pribadi yang baru
Tapi mungkin aku belum cukup dewasa..
karena terus saja melihat ke belakang...
mengira tak ada yang lebih baik daripada apa yang pernah ku dapatkan...
mengira segalanya akan lebih baik jika tak ada perubahan...
Teman,
Seandainya suatu saat nanti aku sudah memperoleh makna kedewasaan...
masihkah aku bisa bercerita lagi....??
membagi kisah kita lewat tulisan-tulisan konyol yang tak begitu berharga...??
Atau mungkin aku tak akan pernah melangkah ke depan..?
Menjadi pria malang terus berkutat dengan kisah-kisah,
tanpa menyadari bahwa kisah-kisahnya tak lagi pernah dibaca...????
sudah cukup dengan berbagai imajinasi mengerikan itu...
Aku sudah cukup buruk tanpa itu semua...
semoga kalian masih menaruh namaku dalam list orang-orang yang dirindukan....
dunia terasa sempurna...
tapi apakah itu saja sudah cukup untuk membuat dunia mengembalikan kebersamaan kita...????
Atau mungkin aku memang terlalu bodoh, karena terus saja dipermainkan masa lalu...???
Teman,
aku tak peduli jika kisahku kali ini sudah terlalu membosankan bagi kalian....
aku hanya ingin bercerita, berbagi seperti biasanya...
kuharap kalian memiliki sedikit keluangan....
Untuk kesekian kalinya kukatakan...
aku ingin selalu memelihara apa yang telah kita bagi bersama dulu...
segala yang pernah menjadi bagian dari kita...
memeliharanya sebagai potongan-potongan memori
yang mungkin tak begitu sempurna...
Cerita yang dulu terasa tak kunjung usai....
membosankan dan tanpa ujung...
kini, tanpa kita sadari, telah jauh tertinggal di belakang...
Bahkan, akan begitu menyesakkan bila kita kembali dihadapkan
pada kenyataan bahwa itu semua tak akan pernah terulang kembali,
Memang tak akan pernah ada waktu yang cukup luang buat mengenang segalanya...
kita senantiasa dihadapkan pada kisah-kisah baru yang lebih rumit...
kisah yang menggiring kita pada pribadi yang baru
Tapi mungkin aku belum cukup dewasa..
karena terus saja melihat ke belakang...
mengira tak ada yang lebih baik daripada apa yang pernah ku dapatkan...
mengira segalanya akan lebih baik jika tak ada perubahan...
Teman,
Seandainya suatu saat nanti aku sudah memperoleh makna kedewasaan...
masihkah aku bisa bercerita lagi....??
membagi kisah kita lewat tulisan-tulisan konyol yang tak begitu berharga...??
Atau mungkin aku tak akan pernah melangkah ke depan..?
Menjadi pria malang terus berkutat dengan kisah-kisah,
tanpa menyadari bahwa kisah-kisahnya tak lagi pernah dibaca...????
sudah cukup dengan berbagai imajinasi mengerikan itu...
Aku sudah cukup buruk tanpa itu semua...
semoga kalian masih menaruh namaku dalam list orang-orang yang dirindukan....



