Copyright © adehidstory
Design by Dzignine
Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts
Wednesday, July 24, 2013

Abandoned Diary #1: It's Been Wrong from the Beginning

Aku tau aku telah salah dalam menilai perasaanku sendiri.
Namun aku tak tau bagaimana memperbaiki kejanggalan ini. Ini diluar kemampuanku. Mengambil keputusan adalah yang terberat, karena aku bukanlah seorang yang teguh pendiriannya.
Aku takut. Ini bukan hal sederhana seperti menentukan spesifikasi pompa. Ini tentang perasaan, yang keujudannya seperti menerawang ditengah kabut.
Aku bukan ahlinya meraba-raba. Aku menghitung. Aku butuh kepastian yang seharusnya bisa kutemukan sendiri.

Dan pada akhirnya, aku sampai pada titik dimana ketidakpedulian mulai berkuasa. Aku sudah sangat jenuh dengan omongan mereka. Begitupun dengan segala asumsi-asumsi yang kukarang sendiri ini.
Kau tau, asumsi diambil untuk memudahkan menyelesaikan masalah. Syaratnya harus logis. Kesalahan terbesarku adalah  asumsi-asumsi yang kuambil begitu serampangan. Liar. Tidak masuk akal.

Lalu sekarang apa? Mau bagaimana?
Jangan tanya begitu. Jangan bertanya seolah-olah aku sudah punya rencana yang brilian, penuh kematangan, dan aku merahasiakannya. Tidak. Sedikitpun.
Aku masih saja berandai-andai. Terjebak dalam fantasiku sendiri, kadang membahagiakan, tapi lebih sering mengerikan.

It's been wrong from the beginning.

Jadi, jika kau belum pernah menemukan kisah yang tak jelas ujung pangkalnya, atau kisah yang absurd, janggal, tak menentu, maka aku ingin sekali menceritakannya padamu. Andai aku bisa.



Abandoned Diary #2



Friday, November 25, 2011

Memories

Suatu hari kita dipertemukan pada waktu dan situasi yang sama...
Kalaupun ada yang berbeda,
itu karena aku tidak bisa untuk tidak mengakui bahwa aku mulai mengagumimu...

Namun aku terlalu keras kepala untuk terus mengingkari kedekatan kita...
aku berjudi dengan perasaan, seolah tidak khawatir kalau sewaktu-waktu kau bisa menyakitiku...

Dan pada akhirnya...
Aku berhenti..., aku menyerah menepis perasaan itu...
mencoba menghibur diri bahwa dengan mengagumi dalam diam seperti ini pun sudah lebih dari cukup...

Tapi kenapa dadaku terasa sesak saat pelan-pelan mencoba menjauhimu...???
apakah ini artinya aku rela terluka dengan mencintaimu tanpa pernah kau tau...???


Jogja, 25/11/11

Hey...friends...
Jangan terlalu serius membaca postingan ini ya...
Ini hanya sebuah pesan singkat yang dikirim kakakku karena dia mengagumi kata-katanya...
dan sayangnya aku tidak bisa menyembunyikan kenyataan bahwa setiap untaian kata-katanya
telah menyudutkanku....

dan aku masih saja tak bisa berkompromi dengan waktu....
sebab dia tak akan pernah berulang...

Tapi, entah menurut kalian ini pantas atau tidak..., yang bisa kulakukan sekarang adalah
mengenang segalanya...
 toh, segalanya sudah berlalu, dan tidak akan pernah kembali....